Lima Wonderkid Ini Diyakini Tambah Bersinar Euro 2020

Lima Wonderkid Ini Diyakini Tambah Bersinar Euro 2020

Lima Wonderkid Ini Diyakini Tambah Bersinar Euro 2020Kejuaraan Eropa telah makin dekat, team-team peserta juga terus menyiapkan diri.

Persaingan tersebut sudah ditunda sampai tengah tahun ini karena wabah. Tetapi, Uefa pada akhirnya dapat memutuskan agenda baru yang bersisihan dengan perayaan ulang tahun kewenangan sepak bola Eropa itu, yaitu pada 11 Juni 2021.

Supporter Inggris tentu saja benar-benar mengharap Gareth Southgate dapat bawa sepak bola kembali lagi ke rumah mereka, atau minimal dapat menghindar nasib sama yang terjadi di Euro 2016. saat The Three Lions tersisih di set 16 besar oleh team kecil, Islandia.

Tertundanya ajang Euro 2020 – dari tahun kemarin sampai ke tahun ini, sudah jadi pedang bermata dua. Di satu segi beberapa supporter benar-benar ingin moment sepak bola selekasnya diadakan, sementara interval sepanjang setahun ini dapat digunakan sebagai waktu untuk meningkatkan beberapa pemain muda berpotensi.

Dengan tim team-team peserta Euro yang sekarang semakin bertambah jadi 26 orang – dari umumnya yang cuman 23 pemain, bahkan juga bakal ada semakin banyak team yang dapat kerahkan beberapa pemain muda mereka.

Baca Juga: Arsenal 3-1 West Brom: Gunners Pastikan Degradasi Baggies

Tetapi, siapa wonderkid yang mempunyai prospect besar dan turut turut serta dalam kompetisi ini, yang bakal beri imbas mereka? Berikut lima pemain muda yang harus diawasi di ajang Euro 2020, sama seperti yang dikutip talkSPORT:

Jude Bellingham (Inggris)

Umurnya memang baru 17 tahun, tetapi Jude Bellingham terlihat lebih dewasa diperbandingkan umurnya.

Dia mendapatkan cap titisan Steven Gerrard, pemain tengah ini lebih berkilau di Bundesliga semenjak dia dihadirkan Borussia Dortmund dari Birmingham City pada musim panas tahun kemarin.

Ia dikenali sebagai pemain yang serba buat, penuh ketenangan di atas lapangan dan karyawan keras. Oleh karena itu, dia dipercaya punyai hari esok ceria dalam dunia sepak bola yang ditekuninya sekarang ini.

Bellingham perlihatkan performa memikat saat dia dimainkan di perempat-final Liga Champions menantang http://18.136.243.159/ Manchester City, sukses cetak 1 gol dan jadi salah satunya pemain terbaik.

Selama ini, Bellingham memang baru kantongi dua cap untuk Tim nasional Inggris, tetapi pemain tengah muda yang ini dipercaya bisa menjadi berlangganan starting XI tim Southgate. Apa lagi ia memang dipercaya pantas memperoleh tempat di team pokok, walau umurnya masih muda.

Tim nasional Inggris seolah diberi berkah karena mempunyai beberapa pemain bintang di baris tengah. Tetapi, belum tahu di status mana Bellingham akan masuk ke gagasan Southgate.

Eduardo Camavinga (Prancis)

Kontrak Camavinga yang bakal usai di tahun 2022, membuat dia diawasi banyak team kelas atas yang salah satunya bahkan juga siap amankan tanda tangannya.

Pemain remaja asal club Rennes ini sudah memancing ketertarikan Real Madrid, Manchester United, Bayern Munchen dan Arsenal, khususnya sesudah dia menampik ekstensi kontrak yang dijajakan timnya, sampai transfer besar nampaknya tidak dapat dijauhi.

Pemain tengah muda ini disebut serupa Indobookies N’Golo Kante, khususnya dalam soal tekel dan usaha kerasnya di atas lapangan.

Camavinga sendiri telah cetak gol untuk tim nasional negaranya, jadi pemain muda yang sukses cetak gol untuk Tim nasional Prancis pada sebuah era paling akhir, selesai dia bukukan gol saltonya yang mengagumkan di pertandingan menantang Ukraina.

Baja Juga:  Timo Werner Buat The Blues Mantap Di Empat Besar

Prancis juga secara luas diunggulkan sebagai calon juara Euro 2020 panas musim ini, di mana pemain tengah bertahan yang berumur 18 tahun itu dapat turut turut serta bawa mereka kembali mengusung piala di gelaran berprestise ini.

Jamal Musiala (Jerman)

Jamal Musiala benar-benar nikmati hidup dan kariernya di Jerman. Sesudah habiskan periode kecilnya di sekolah tinggi Chelsea, ia berpindah ke Bayern Munchen dan tampil di dalam 25 laga Bundesliga pada musim ini.

Musiala juga permainkan peran kunci untuk raksasa Jerman itu musim ini, di mana dia sukses menolong timnya cetak riwayat sebagai peraup 10 gelar Bundesliga secara beruntun.

Musiala menyembahkan 6 gol atas namanya di gelaran liga, dan 1 gol briliannya ke gawang Lazio di Liga Champions. Musiala juga dipandang akan beri imbas serius untuk Jerman di Kejuaraan Eropa kelak.

Selama ini, Jerman telah alami kekesalan di persaingan internasional semenjak mereka jadi juara Piala Dunia Brasil tahun 2014. Kedatangan darah muda juga dipandang benar-benar diperlukan untuk membenahi performa tim Joachim Loew.

Pedri (Spanyol)

Pelatih Barcelona, Ronald Koeman, dikenali benar-benar menyenangi bakat muda, dan dia beri Pedri peluang bermain di beberapa laga musim ini.

Pemain 18 tahun itu masuk Barca dari Situs Judi Slot Online Terpercaya Las Palmas di tahun 2020 dan tidak perlu waktu yang lama, dia langsung diturunkan di tiap laga liga musim ini.

Dia mendapatkan tempat di team pokok Barca, yang ada beberapa pemain bintang seperti Lionel Messi, Miralem Pjanic dan Sergio Busquets. Sudah pasti, hal tersebut jadi perolehan tertentu dan pemain tidak mendapatkan peluang demikian saja.

Walaupun team Catalan itu mainkan musim yang memilukan sekarang ini, ada beberapa kepercayaan diri di tim Koeman.

Kekuatan umpan Pedri dan permainan teknisnya membuat beberapa mata seolah menyaksikan kembali permainan si legenda, Andres Inesta, dan di umurnya yang benar-benar muda tentu saja dia berpotensi untuk memasuki kelas atas.

Ryan Gravenberch (Belanda)

Ajax punyai rekam jejak sebagai club yang ahli dalam meningkatkan beberapa pemain muda, dan Ryan Gravenberch jadi satu kembali pemain muda dengan prospect berkilau dari sekolah tinggi mereka yang populer.

Gravenberch menjadi sasaran Manchester United saat umurnya sekarang ini baru 19 tahun, dan transfer besar diprediksi dapat selekasnya membuat lebih meningkatkan kariernya dalam dunia sepak bola.

Sesudah mengawali kiprah internasional di bulan Maret 2021, dia makin ingin menunjukkan kekuatannya pada pelatih tim nasional, Frank de Boer.

Wonderkid yang ini punyai banyak pengalaman atas namanya dan dipandang seperti sisi dari angkatan berpotensi di Belanda.

Keinginan Belanda di gelaran Euro memang tidak terlampau tinggi, dan tim mereka tidak sekeras awalnya. Ini memiliki arti, Gravenberch dapat mendapatkan banyak peluang bermain. Disamping itu, ia bisa juga jadi salah satunya wonderkid yang perlu jadi perhatian di gelaran Euro kelak, karena ia suka memperlancar sepakan jarak jauh.